Sabtu, 10 Desember 2011

KETEGANGAN DI ANTARA KEJENUHAN

oleh: baju hijau


Kulempar pandanganku ke arah sebrang sesekali kulirik jam di pergelangan tanganku. Waktu telah menunjukan pukul 13.30 WIB. Berarti sedah geanap 1 jam aku menantinya. Tapi, batang hidungnya tak kunjung hadir. Bahkan hembusan angin pun belum jua menyampaikan pesan kabar darinya. Hanya rintik hujan sedari tadi menemani penantianku.
Hujan pun menjadi deras tapi dia tak kunjung datang. Di batas desa ini aku menantinya untuk ku jemput ke rumahku. Sore pun segera tiba menghampiri, ku berkata dalam hati “kemana sih dia?”. Tak berapa lama kemudian ada teman-teman yang biasa pulang dengannya, lalu ku tanya mereka “hey” sapa ku, “hey” jawab mereka, “kalian tidak pulang bareng Itachi?” tanya ku, “tidak tadi dia pulang duluan” jawab mereka, “kok aneh ya, masa pulang duluan tapi datangnya telat begini?” kataku, “hmmmmm.. entahlah.”, jawab mereka sambil pergi meninggalkanku yang sedang kebingungan menunggunya.
Waktu menunjukan pukul 15.50 WIB, akhirnya setelah ku tunggu begitu lama batang hidungnya pun muncul. “Hey Itachi, kemana saja kau?” tanya ku sambil cemberut, “maaf tadi aku menghampiri temanku dulu di rumahnya.” Jawabnya begitu dingin. Kami pun segera naik motor yang ku bawa dari rumah. Ketika dalam perjalanan kami sedikit berbincang, “eh Ita tadi kan kamu bilang menghampiri temanmu dulu, memangnya ada apa?” tanya ku karena penasaran.
“Oh iya, tadi aku menengok temanku yang sakit di rumahnya.” Jawabnya begitu tenang. “Dia sakit apa?” tanya ku, “mmm, aku kurang tau. Tapi tadi dia kelihatan lesu sekali.” Jawabnya.
Aku pun terdiam. “Eh Ita, terus tadi kenapa kamu ga bilang dulu kalau kamu mau menjenguk kawanmu itu?” ujar ku. “Maaf, aku tadi terburu-buru.” Jawabnya. “Ahhh, kau ini alasan saja, kau kan bawa hp setidaknya kau bisa sms.” Ujarku lagi. “Itu dia masalahnya aku ga punya pulsa.” Jawabnya. “Ahhhhh... terus kenapa kau tidak isi pulsamu itu, janagn bilang kamu lupa lagi?” tanya ku kepadanya. Dia pun terdiam tanpa kata, sepertinya dia sedang melamun.


Setengah perjalan kami pun lalui untuk pulang ke rumah. Tapi kami lupa memakai jas hujan karena terburu-buru takut hujan semakin lebat. “Ehh, Kisa maafkan aku ya aku tau aku terlambat.” Ujarnya. “Tak apa Ita, mmm.. kamu bisa cerita ga pas kamu mau kerumahnya tadi biar ga terlalu sepi, terus siapa saja yang menengok temanmu itu? Apa Konan juga ikut?” tanyaku bertubi-tubi. “Tadi pas aku keluar gerbang sekolah ada teman sekelasku datang menghampiri, terus mengajakku untuk pergi menengok teman kami yang sakit, tadinya sih aku mau buru-buru pergi menemuimu, tapi yaa dai keburu datang, tadi yang menengok temanku yang sakit ada 8 orang aku, Sasori, Konan, Deidara, Pain, Tobi, Kakuzu, dan Zetsu, Konan jelas ikut tapi cuma sebentar, katanya ada acara keluarga.” Ceritanya.
Ketika kira-kira 30 menit lagi kami sampai, tak disangka-sangka ban motor yang kami naiki bocor, apalagi ga ada tykang tambal ban, jadi kami hanya bisa mendorongnya sampai ke rumah. “Hey Ita, tolong bantu aku untuk mendorong motor ini! Bannya bocor.” Seruhku kepada Itachi. “Oke siap” jawabnya begitu dingin. Kami berdua pun berusaha mendorong motor dengan sekuat tenaga, tapi tiba-tiba Itachi tak sadarkan diri.”Ita, Ita bangun!” ucapku karena panik dan sambil meminta tolong, tapi tak ada yang datang menghampiri kami karena kami derada di jalan yang sepi, tapi akhirnya ada sebuah mobil pengangkut sayuran dan aku pun meminta tolong kepada sang supir mobil agar dia mau menolong mengangut Itachi yang tak sadarkan diri.
Itachi pun ku titipkan pada sang sopir, aku tidak bisa menemaninya karena aku tak mungkin meninggalkan motorku. 1 jam kemudian aku pun tiba di rumah dan segera bergegas mengganti pakaianku yang kehujanan. Setelah aku selesai ganti baju aku pun cepat-cepat untuk menengok Itachi yang tidak sadarkan diri tadi di jalan. Eh ternyata ketika aku sampai di rumah Itachi, Itachi sudah sadarkan diri, tapi sepertinya kepalanya masih pusing.



Setelah beberapa menit dia memintaku untuk mengantarnya pergi kekamar mandi. “Kenapa kamu bisa tak sadarkan diri tadi?” tanyaku kepada Itachi, “sepertinya ini akibat aku tadi pagi aku lupa sarafan dulu, ditambah kamu menyuruhku untuk membantu mendorong motor apa lagi tadi hujan kan.” Jawabnya begitu lemas. “yaa maaf, aku tidak tau kalau kondisi kamu sedang tidak fit, makannya jadi orang jangan ceroboh, pake lupa sarafan segala.” Ucapku  kpadanya. “Yaa, maaf. Terus kamu kenapa ceroboh juga ada apa-apa ga nannya dulu? Padahal kamu kan seharusnya nanya keadaanku dulu sebelum menyurhku mendorong motormu yang berat itu.” Jawab Itachi. “Hehe.. aku minta maaf juga habisnya aku ga tau kalau kondidsi badanmu seperti itu, habisnya biasanya kamu kan selalu fit.” Jawabku.
Setelah aku mengantar Itachi ke kamar mandi kami pun segera bergegas kembali ke rumah Itachi, karena Itachi bilang dia ingin istirahat di kamar. Aku pun mengantarnya ke kamar tempat ia beristirahat, setelah mengantarnya aku bergegas pulang karena kepalaku rasanya pusing sekali dan iingin beristirahat dengan tenang dikamarku.

Sabtu, 29 Oktober 2011

brith

It's my brith.
sekarang umurku genap 16 tahun............

16 Tahun Aku Hidup


Malam pun tiba, tak terasa hariku datang menghampiri. Sekarang pukul 22:39 tinggal 1jam 21 menit lagi hariku tiba. Aku tak tau apa yang harus kurasakan, sedih ataukah senang. Sedih karena umurku berkurang, dan senang karena aku sudah mau menginjak remaja. Kata orang sih masa-masa remaja itu harus dinikmati jangan sampai disia-siakan dengan hal yang negatif lebih baik digunakan untuk hal-hal yang positif, tapi itu kata orang.
Untuk orang yang punya segalanya mungkin hari itu adalah hari yang sangat membahagiakan untuk mereka, tapi untukku?. Tapi sudahlah memang ini nasibku, aku tak bisa mengungkiri bahwa takdirku memang seperti ini. Walau pun aku tak punya segalanya dan tidak punya apa yang orang lain punya tapi insyaallah aku akan bersyukur atas hidupku ini, dan jika aku masih diberi umur oleh allah insyaallah aku akan merubah sikapku, rajinku dalam belajar dari malas menjadi lebih baik.
Hariku sitiap tahun seperti ini, tidak ada satu pun yang istimewa. Malah besok 30 oktober 2011, aku ditinggal keluargaku pergi ke ANCOL, wiiihh senangnya mereka tapi yaa mereka kesana diajak oleh bos bapakku, kebetulan mungkin bos bapakku sedang ada rezeki lebih dan bisa mengajak semua karyawannya, keluarganya termasuk bapakku. Tapi karena aku kurang terlalu suka rekreasi jadi, aku mengurunkan niatku untuk ikut. Mamah, bapak, dan adikku menyuruh aku untuk ikut tapi apa daya aku kurang suka rekreasi mendingan aku diam di rumah untuk menghabiskan hari yang istimewa ini.
Perasaanku miris sekali entah kenapa, aku merasakan ada sesuatu yng gima gitu? Tapi itu mungkin hanya perasaanku saja. Sudahlah lagi pula aku tak mau mengambil pusing perasaanku. Intinya hariku yang sangat ku tunggu-tunggu akan kulalui dengan kesendirian, tidak ada yang akan menemani. Tapi sepertinya aku akan sedih sekali karena keluargaku tidak akan mengucapkan selamat padaku yaa meski aku sudah terbiasa dengan itu, tapi apa daya aku hanyalah seorang manusia biasa yang sama seperti orang lain ingin diperhatikan. 16 tahun sudah aku hidup didunia ini tapi aku belum merasakan manfaat aku da di dunia ini ups maaf aku belum 16 tahun tapi masih 15 tahun, tapi tinggal menghitung jam saja umurku genap 16 tahun...

Maaf aku memang berniat untuk curhat di postku ini jadi, ya selamat membaca.
TERIMA KASIH

Jumat, 28 Oktober 2011

PBB


Suatau pagi disekoalah SD ku yang sejuk karena  masih rimbunnya pepohonan,dan waktu itu aku baru kelas 5 SD.‘Teng teng teng’, lonceng berbunyi artinya kegiatan belajar-mengajar siap  dimulai “assalamuallaikum” guruku datang sambil mengetuk pintu. “wa’alaikum salam” kami para murid pun menjawab salamnya.  Dikelas terjadi percakapan antara kami.
Guru: “Anak-anak, sebentar lagi akan diadakan lomba PBB dikecamatan.”
Kisa:”kapan waktunya pak?”
Ani:”iya pak, kapan?”
Guru:”Sabtu depan, nah beok kan hari kamis kata kepsek besok ada seleksi buat mewakili sekolah
             kita untuk pergi kesana.”
Kisa:”horeeeeeeeeeeeeee.....”
Ani:”terus kelas berapa saja pak yang ikut seleksi?”
Guru:”cuman kelas 5 saja, kalian kan ada 36 siswa/siswi nah yang ikut kesana 18 orang..”
Kisa:”oohh.. gitu pak.”
Guru:”sudah-sudah, cukup sekian ngobrolnya..Sekarang keluarkan buku catatannya dan rangkum
            buku paket yang bapak bawa.!”
Murid:”Iya pak..”

Ke’esokan harinya, ketika hari dimana anak-anak kelas 5 di seleksi untuk pemilihan perwakilan lomba PBB se Kecamatan. Kami pun berkumpul di lapanga sekolah untuk menunggu pengumuman dari pak guru. Pak guru pun datang,
Guru:”Selamat pagi anak-anak.”
Murid:”pagi pak.”
Guru:”Nah anak-anak harap perhatikan sebentar bapak mau menyampaikan sesuatu.
            Nah anak-anak, hari ini kita akan melakukan seleksi untuk ikut perlombaan PBB se Kecamatan,
            karena dari setiap sekolah hanya diperbolehkan diwakili oleh 18 orang jadi berusahalah sebaik
            mungkin dalam seleksi ini.”
Murid:”Iya pak.”

Beberpa jam kemudian pak guru mengumumkan siapa saja yang lulus seleksi untuk mengikuti perlombaan PBB se Kecamatan itu. Sekitar jam 13:00 pak guru datang menghampiri anak-anak yang sedang berlatih, dan tidak disangka-sangka pak guru telah memperhatikan latihan yang kami jalani, pak guru pun sudah mempunyai hasil pengamatannya.
Guru:”Anak-anak ayo baris yang rapih dilapangan.!”
Murid:”Iya pak.”
Guru:”Nah anak-anak setelah bapak mengamati hasil latihan kalian bapak sudah menyimpulkan dan
             memilih siapa saja yang akan ikut dalam lomba tersebut. Mereka adalah Kisame, Sasori, Pain,
            Konan, kakuzu, Hidan, Deidara, Itachi, tobi, Ani, Nina, Susi, Susan, Sakura, Ino,Tten-ten, dan
            Hana. Itu dia anak-anak yang telah terpilih untuk mewakili sekolah kita dalam lomba PBB
            se Kecamatan tersebut.”


Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu telah tiba, sekitar jam 07:00 kami berkumpul disekolah dan menunggu pak guru datang beserta mobil antar-jemput kami. Dan sekitar jam 07:30, ketika semua yang ditunggu telah tiba kami pun berangkat menaiki sebuah mobil yang memiliki AC alami besar yaitu mobil pengangkut sayuran karena di kp. Kami belu ada sarana-prasarana yang memadai, tapi kami sangat menikmati perjalan tersebut dikarenakan kebersamaan kami yang begitu kental.
di perjalan ada kejadian lucu dimana sang supir berusaha menyalip mobil umum, setelah tersusul si mobil umum kembali menyusul, dan begitu seterusnya sehingga kami pun refleks berteriak
 “balap balap balap...”, menyenangkan sekali rasanya apa lagi disana kami berramai-ramai.
Setelah kira-kira jam 09:00 kami sampai ditempat tujuan dan kami pun bergegas turun untuk segera bersiap-siap mengikuti lomba. Ditempat tujuan ramai sekali karena banyaknya orang yang menonton perlombaan itu. Perlombaan pun dimulai dan kami mendapa giliran ke-2. Giliran kami pun tiba, sam peminpin menyiapkan pasukannya.
peminpin:”Siap grak.”
                   “Lencang depan grak.”
                    “Tegak grak.”
                    “Istirahat ditempat grak.”
                    “Siap grak.”
                    “seluruhnya, jalan ditempat grak.”
Bawahan:”Kiri-kiri-kiri kanan kiri, kiri-kiri-kiri kanan kiri, kiri-kiri-kiri kanan kiri.”
Peminpin:”Berhentiiiiii grak.”
Bawahan:”Satu-dua.”
peminpin:”seluruhnya, istirahat ditempat grak.”
                   “Siap grak.”
                   “Langkah tegak majuuu jalan!”
Bawahan:”Kiri-kiri-kiri kanan kiri, kiri-kiri-kiri kanan kiri, kiri-kiri-kiri kanan kiri.”
Peminpin:”Berhentii grak.”
 Bawahan:”Satu-dua.”
Peminpin:”Bubar barisan jalan.”
Perlombaan pun selesai, setelah itu waktunya pengumuman juaranya. Tapi sayang kami belum bis menjuarai perlombaan itu. Kami pun pulang dengan membawa kekecewaan, tapi kami juga pulang dengan membawa pengalaman dan kesenangan yang tida terlupakan.


“CERITA INI SESUAI DENGAN PENGALAMAN SAYA TAPI KALAU ADA KESAMAAN NAMO TOKOH MOHON DIMAAFKAN, KARENA SAYA TIDAK TAU MENAU KALAU TOKOH YANG SAYA SEBUTKAN ADA DALAM DUNIA NYATA INI..”
 DITUNGGU COMENT, KRITIK, DAN SARAN TEMAN-TEMAN DAN ANADA-ANDA SEMUA,,,
TERIMA KASIH

NARUTO

*****¤══¤۩۞۩ஜஜ۩۞۩¤══¤*****
♫♫]▓▓║ *Naruto-Kun Uzumaki* ║▓▓[♫♫
*****¤══¤۩۞۩
ஜஜ۩۞۩¤══¤♣*****




´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´¶¶¶¶¶¶¶¶´´´´´´´´´´´´
´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶´´´¶¶¶¶´´
´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´¶¶¶¶¶¶´´´´´´´’’¶¶¶¶¶¶¶¶¶´´
´´´´´´´´´´´´´´´´´´´¶¶¶¶¶´´´´´´´´´´´´´´´¶¶¶¶´´´
´´´´´´´´´´´´´´´´´´¶¶¶¶´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´
´´´´´´´´´´´´´´´´´¶¶¶´´´´´´´´´´´¶¶¶¶¶¶´´´´´´´´´´
´´´´´´´´´´´´´´´´¶¶¶´´´´´´´´´¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶´´´´´´´
´´´´´´´´´´´´´´´¶¶¶´´´´´´´´¶¶¶¶´´´´´´¶¶¶¶´´´´´´
´´´´´´´´´´´´´´´¶¶¶´´´´´´´´¶¶¶¶´´´´´´´´´¶¶¶´´´´´
´´´´´´´´´´´´´´¶¶¶¶´´´´´´´¶¶¶´´´´´´´´´´´¶¶¶´´´´
´´´´´´´´´´´´´¶¶¶¶¶´´´´´´´´¶¶¶´´´´´¶¶¶ ´´´¶¶¶´´´
´´´´´´´´´´´´¶¶¶¶¶¶´´´´´´´¶¶¶¶´´´ ¶¶¶ ´´´´¶¶¶´´´
´´´´´´´´´´¶¶¶¶¶¶¶¶´´´´´´´´´¶¶¶¶¶¶¶¶¶ ´´´´¶¶¶´´´
´´´´´´´´´¶¶¶¶´´¶¶¶¶´´´´´´´´´¶¶¶¶¶¶´´´´´¶¶¶´´´´
´´´´´´´´¶¶¶¶´´´´¶¶¶¶´´´´´´´´´´´´´´´´´´¶¶¶¶´´´´
´´´´´´¶¶¶¶´´´´´´´¶¶¶¶´´´´´´´´´´´´´´´´¶¶¶¶´´´´´
´´´´´¶¶¶¶´´´´´´´´´¶¶¶¶¶¶´´´´´´´´´´¶¶¶¶¶´´´´´´´
´´´´¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶´´´´
























________________$$____________
_______________$$$____________
______________$$$_____________
______________$$$_____________
_______________$$$____________
________________$$____________
________________$$$___________
________________$$$$__________
__________________$$$_________
__________________$$$$$_______
____________$$$$____$$$$______
__________$$$$$$$$$___$$$_____
________$$$$$$$$$$$$__$$$$____
______$$$$$$____$$$$__$$$$$___
__$___$$$$________$$____$$$$__
__$$__$$$$______$$$$____$$$$__
__$$$_$$$$____$$$$____$$$$$___
__$$$___$$$$__________$$$$____
___$$$__$$$$$$$$__$$$$$$$_____
____$$$$__$$$$$$$$$$$$$$______
_____$$$$$__$$$$$$$$$_________
______$$$$$$__________________
________$$$$$$________________
__________$$$$$$______________
____________$$$$$$____________
______________$$$$$___________
________________$$$$__________
________________$$$$__________
________________$$$$__________
________________$$$___________
________________$$____________
________________$_____________












Member Of AKATSUKI


                           MEMBER OF “AKATSUKI”
Pain



Anggota Akatsuki
Pengenalan pertama:
Bab 238; Naruto Episode 135
Kemunculan pertama:
Bab 363
Profil
Asal:
Umur:
Tidak diketahui
Berat badan:
60 kg
Tinggi badan:
178 cm
Status keanggotaan:
Almarhum
Cincin:
("Nol","Tidak ada")
Posisi cincin:
Jempol kanan
Rekan kerja:
Ciri khas:
Rambut lancip, memiliki seperti tindikan di hidung, rambut berwarna jingga







Konan



Anggota Akatsuki
Pengenalan pertama:
Bab 238, Naruto Episode 135
Kemunculan pertama:
Bab 363
Profil
Asal:
Umur:
Tidak diketahui
Berat badan:
56 kg
Tinggi badan:
180 cm
Status keanggotaan:
tewas
Cincin:
("Putih")
Posisi cincin:
Jari Tengah, Tangan Kanan
Rekan kerja:
Ciri khas:
Memiliki aksesoris origami bunga di kepala, berambut biru.













Itachi Uchiha


Anggota Akatsuki
Kemunculan pertama:
Bab 139, Naruto Episode 80
Profil
Asal:
Umur:
17-18 di Naruto, 20 di Naruto Shippūden
Cincin:
("Merah Darah")
Posisi cincin:
Jari manis kanan
Ciri khas:
Berambut belah tengah, ahli dalam Genjutsu, memakai sharingan dan mangekyo sharingan






Kisame Hoshigaki


Anggota Akatsuki
Kemunculan pertama:
Bab 139; Naruto Episode 80
Profil
Asal:
Tanggal lahir:
18 Maret
Umur:
29 di Naruto, 31 di Naruto Shippūden
Golongan darah:
AB
Berat badan:
83.1 kg
Tinggi badan:
195 cm
Status keanggotaan:
Almarhum
Cincin:
("Selatan")
Posisi cincin:
Jari manis kiri
Rekan kerja:
Ciri khas:
Memiliki Kulit seperti ikan hiu, bergigi seperti ikan hiu.














Orochimaru


Anggota Akatsuki
Profil
Asal:
Konohagakure, lalu pindah ke Otogakure
Umur:
50-51 di Naruto, 53 di Naruto Shippūden
Cincin:
("Langit")
Posisi cincin:
Jari Kelingking kiri
Rekan kerja:
Ciri khas:
Berambut panjang berwarna hitam, berkulit pucat.






Sasori


Anggota Akatsuki
Pengenalan pertama:
Bab 238, Naruto Episode 135
Profil
Asal:
Umur:
16 tanggal lahir = 8 november
Cincin:
("Virgo")
Posisi cincin:
Jempol kiri
Rekan kerja:
Ciri khas:
Berambut pendek berwarna merah. Bertubuh boneka sehingga tidak bisa menua. Ahli racun.








Yura


Anggota Akatsuki
Kemunculan pertama:
Bab 247, Naruto Shippūden episode 2
Profil
Status keanggotaan:
Almarhum

Kabuto Yakushi


Anggota Akatsuki
Profil
Asal:
Status keanggotaan:
Keluar dari Akatsuki


Deidara



Anggota Akatsuki
Kemunculan pertama:
Bab 247, Naruto Shippūden Episode 2
Profil
Asal:
Umur:
19
Status keanggotaan:
Almarhum
Cincin:
("Biru/Hijau")
Posisi cincin:
Telunjuk kanan
Rekan kerja:
Sasori, kemudian Tobi
Ciri khas:
Berambut pirang dan dikuncir, spesialis ledakan menggunakan tanah liat dengan mulut di telapak tangan dan dada, mata kiri yang terlatih untuk meneropong dan menggagalkan genjutsu Sharingan










Madara Uchiha (Tobi)


Anggota Akatsuki
Kemunculan pertama:
Bab 280
Profil
Asal:
Umur:
Lebih dari 100 tahun
Cincin:
("Berlian")
Posisi cincin:
Jempol kiri
Ciri khas:
Topeng jingga dengan satu lubang mata dengan pola pusaran yang terpusat pada mata kanan. Matanya memilikisharingan terkuat di antara semua sharingan.













Hidan


Anggota Akatsuki
Pengenalan pertama:
Bab 238, Naruto Episode 135
Kemunculan pertama:
Bab 312
Profil
Asal:
Umur:
Tidak diketahui
Cincin:
("Tiga")
Posisi cincin:
Telunjuk kiri
Rekan kerja:
Ciri khas:
Tidak bisa Mati, membawa sabit besar bermata tiga, rambut cepak berwarna pucat









Kakuzu


Anggota Akatsuki
Pengenalan pertama:
Bab 238, Naruto Episode 135
Profil
Asal:
Umur:
Tidak diketahui
Cincin:
("Utara")
Posisi cincin:
Jari tengah kiri
Rekan kerja:
Ciri khas:
Memakai penutup wajah, dapat memperpanjang hidupnya dengan cara mengambil jantung manusia, dapat memiliki lima jantung manusia secara bersamaan, dapat menggunakan seluruh lima elemen chakra, tubuh terdiri dari jaring-jaring untuk menyerang dan memanipulasi tubuh yang lain.














Zetsu


Anggota Akatsuki
Kemunculan pertama:
Bab 234, Naruto Episode 134
Profil
Asal:
Umur:
56 tahun
Status keanggotaan:
Aktif
Cincin:
Posisi cincin:
Kelingking kanan
Rekan kerja:
Tidak ada
Ciri khas:
Berwajah hitam dan putih, mempunyai dua kepribadian, kanibal, memiliki kerudung kepala seperti bunga.